[FILM] Minions? Papoy!

Despicable Me 2 adalah sekuel dari film Despicable Me (2010) yang cukup ditunggu-tunggu penggemar film animasi di seluruh dunia. Menyusul kesuksesan film pertamanya, kali ini Gru (karakter utama), menjalani petualangan yang baru. Bukan sebagai penjahat super tetapi sebagai mata-mata super dari Anti-Villain League (AVL). Keseruan film ini akan semakin terasa saat Anda menontonnya dalam format 3D.

Berikut sinopsis yang saya kutip dari 21cineplex.com:

“Petualangan baru menghadirkan kembalinya Gru (Steve Carell), para putri cilik dan para minion serta sejumlah karakter baru
yang lucu

Dalam sekuel ini, Liga Anti-Kejahatan meminta bantuan Gru saat mereka menghadapi penjahat baru Eduardo (Benjamin Bratt)”

Berikut sinopsis yang saya kutip dari imdb.com:

“While Gru, the ex-supervillain is adjusting to family life and an attempted honest living in the jam business, a secret Arctic laboratory is stolen. The Anti-Villain League decides it needs an insider’s help and recruits Gru in the investigation. Together with the eccentric AVL agent, Lucy Wilde, Gru concludes that his prime suspect is the presumed dead supervillain, El Macho, whose his teenage son is also making the moves on his eldest daughter, Margo. Seemingly blinded by his overprotectiveness of his children and his growing mutual attraction to Lucy, Gru seems on the wrong track even as his minions are being quietly kidnapped en masse for some malevolent purpose.”

Film ini di-dubbing oleh Steve Carell sebagai Gru, Kristen Wiig sebagai Lucy (karakter baru), serta Benjamin Bratt sebagai Eduardo atau El Macho.

Poster Film Despicable Me 2. Sumber : 21Cineplex.com

Selain kisah yang dihadirkan dalam Despicable Me 2, apa yang membuat film ini sangat ditunggu dan memiliki respon yang sangat baik?

Jawaban yang paling sering muncul adalah karena ada salah satu karakter dalam film ini yang sangat menghibur dan memiliki keunikan tersendiri dibandingkan film-film lainnya. Karakter tersebut adalah pada Minion!

Yup!

Minion adalah gerombolan makhluk kuning berkacamata yang menjadi anak buah Gru. Para Minion membantu Gru dalam mengerjakan proyek-proyek pembuatan alat-alat canggih yang dibuat oleh Dr. Nefario. Tidak jarang pula, Gru menyuruh Minion untuk menjaga dan bermain bersama ketiga anak-anaknya, yaitu Margo, Edith, dan Agnes. Tingkah lucu dan bahasa unik yang digunakan oleh Minion menjadi daya tarik tersendiri kepada penontonnya, khususnya bagi anak-anak.

Illumination Entertainment berhasil membuat kampanye yang bisa menyebar dan diterima di seluruh dunia. Di Indonesia, karakter Minion ini dijadikan mainan oleh sebuah restoran cepat saji, McDonald’s, dan disajikan bersama menu Happy Meal yang ditujukan kepada anak-anak.

Adalah sesuatu yang mengagetkan saat melihat respon orang Indonesia saat melihat adanya mainan ini dalam menu paket restoran tersebut. Bukan hanya anak-anak yang antusias dan membeli produk ini melainkan orang dewasa juga berebutan untuk mendapatkan dan mengoleksi seri mainan tersebut. Minion telah menguasai Indonesia!

Kemudian, pertanyaan lainnya muncul, apakah yang membuat karakter Minion ini sangat digemari, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia?

Keberadaan social media dalam menyebarkan informasi menjadi kekuatan pengenalan Minion ini. Bahkan, dibandingkan dengan cerita yang ditampilkan, orang-orang di dunia maya lebih sering membahas kelucuan dan keunikan Minion. Apakah Minion memiliki kampanye tersendiri yang mampu menggiring orang untuk menonton Despicable Me 2?

Mari kita lihat bagaimana para Minion diperkenalkan lagi:

Selain itu, di salah satu grup Social Media Strategist, sempat dibahas apakah Minion dari Despicable Me ini memiliki kampanye yang sudah terprogram atau tidak. Khususnya untuk penjualannya di restoran cepat saji, McDonald’s.

Kakak, di Twitter kan lagi rame Happy Meal berhadiah Minion tuh. Nah, penasaran aja sih. Kira-kira dari pihak McD nya itu beneran ngemaintain buzznya apa itu organic aja?

Kan beda tuh sama Khong Guan yang (kalo ga salah) malah marah pas beredar foto plesetannya di Path dan Twitter. Juga TongFang yang malah nggak maintain sama sekali. Jadi penasaran sama McD ini ^^

Comments:

Nita Sellya aku sih emang suka sama minions-nya

Astari Laksmiwati Kayaknya enggak pake buzzer sih din. Orang emang pada gemets sama Minions-nya :))

Seno Pramuadji Gua bari dapet 5 minions…kurang 4 lagi…pdhl kasian anak kecil malah pd ndak dapet. Itu organik lg…orang pd beli, terus pamer mereka punya minions. Dan McD setau gua klien Leo Burnett…mungkin orang LB bisa kasih pencerahan

Januar Robin Stanley Sepertinya itu organic yah karena memang secara produk oke, Channel distribusi luas dan timingnya pas berdekatan dengan waktu launching film tersebut.

Teddy Satrio Wibowo karakter minions nya sendiri udah kuat sih, jadi ga perlu ribet marketingnya. Ini contoh bagus tentang bagaimana sebuah produk yg digarap serius sebenernya ga perlu taktik marketing macem-macem. Ga selamanya digital marketing, atau bahkan marketing in general sense jadi juruselamat sebuah produk. Produk yg “”kuat” akan memasarkan dirinya sendiri

Daus Gonia Emang filmnya bagus kok, ga perlu buzzer juga kayaknya. Sesuatu yang bagus akan tersebar secara sendirinya

Sebagian besar pendapat dari diskusi tersebut menyebutkan bahwa memang Minion adalah karakter yang kuat yang mampu membuat film Despicable Me laku keras di pasar perfilman animasi. Bahkan, kalau boleh dibandingkan dengan karakter-karakter animasi buatan Pixar atau Disney, film buatan Universal Studios ini lebih kuat untuk saat ini.

Selain itu, Despicable Me juga dipasarkan dalam bentuk games yang dapat dimainkan di perangkat berbasis Android dan Apple, dengan nama Minion Rush.

Sekali lagi, Despicable Me menjual karakter Minion sehingga karakter utama lainnya tidaklah begitu diingat oleh penonton filmnya. Kekuatan karakter ini sudah sangat besar sehingga melekat di hati fans-nya.

Kekuatan karakter seperti ini bisa kita temukan juga pada karakter animasi lainnya, seperti Spongebob Squarepants serta Doraemon. Namun, fenomena sebesar Minion ini belum lagi ditemukan pada karakter animasi lain. Perlu diapresiasi, apa yang menjadi buah pikiran para tim kreatif dalam film Despicable Me, yang tidak hanya menyajikan cerita yang baik, pesan moral yang tinggi serta komedi yang segar, tetapi juga menghadirkan karakter yang lucu dan unik serta dapat diterima dengan baik oleh banyak orang di hampir seluruh dunia.

Kesimpulan yang dapat diambil adalah kekuatan karakter dalam suatu film mampu mendorong film tersebut semakin besar dan memiliki banyak penonton bahkan sangat digemari walaupun tidak setiap hari karakter tersebut dihadirkan dalam tayangan media lain.

Dunia film animasi di Indonesia perlu belajar banyak dari film ini dan bisa mengembangkan animasi yang spektakuler buatan asli anak Indonesia. Tidak ada yang tidak mungkin. Setiap karya yang dihasilkan, bila mampu diekspos dengan baik dan terarah dapat menembus pasar dunia dan dapat dikenal oleh seluruh orang.

Advertisements

Published by

elmover

Tentang saya? Bagaimana kalau kita bicarakan tentang kamu sambil minum kopi, setuju?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s